Masa Verifikasi Kontes Blog Muslim Ke-2 “Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah”

 

 

 

icon lomba

Meneruskan informasi dari salah satu kegiatan yang sedang dijalankan oleh PPM Aswaja, yaitu Kontes Blog Muslim ke-2 dengan tema “Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah”, bahwa saat ini sedang memasuki masa verifikasi karya blog selama 3 (tiga) hari.

Masa ini merupakan peluang bagi para peserta untuk melakukan pemeriksaan keberadaan karyanya pada daftar sementara peserta dan karya yang dikompetisikan, apabila sudah pernah mendaftarkan karyanya, namun belum ada pada daftar tersebut, maka peserta dapat mendaftarkan kembali.

Info selengkapnya ada di:

http://kontesblogmuslim.com/masa-verifikasi-karya-kontes-blog-muslim-ke-2-walisongo-teladan-sukses-berdakwah/

 

Seruan GUS MUS (Pj. Rais Aam PBNU) Terkait PILPRES 2014

SERUAN GUS MUS (Pj. Rais Aam PBNU) TERKAIT PILPRES UNTUK INDONESIA MERCUSUAR DUNIA
[Mari Sebarkan Seluas-luasnya]
================================================

Bismillaahirrahmaanirrahiim

1. Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT bahwa tahap Pemungutan Suara untuk Pemilihan Presiden/Wakil Presiden telah berlangsung lancar dan damai dengan antusias yang tinggi dari masyarakat termasuk warga NU. Ini menunjukkan kepedulian dan sekaligus harapan rakyat akan masa depan bangsa dan negara yang lebih baik. Dan kita sampaikan penghargaan yang setingi-tingginya kepada rakyat yang telah berpartisipasi dalam “Pesta Demokrasi” dengan memilih presiden-wakil presiden sesuai nuraninya.

2. Ikhtiar dan upaya untuk melaksanakan kewajiban sebagai warga negara untuk menentukan pemimpin bangsa, nasbul imaamah, telah kita lakukan dengan baik sesuai aturan yang disepakati. Kini tinggal menunggu kelanjutan proses penghitungan suara dan pengumuman dari pihak yang berwenang, Komisi Pemilihan Umum, sambil berdoa semoga semuanya berjalan lancar tanpa ada gangguan suatu apa sesuai harapan kita bersama.

3. Semua pihak diharapkan mendukung KPU agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan menghasilkan Keputusan yang benar-benar mencerminkan suara rakyat sebagaimana mestinya.

4. Semua Calon Presiden-Wakil Presiden dan para pendukungnya diharapkan dapat menunjukkan sikap kenegarawanan dan menerima dengan ikhlas apa pun yang menjadi Keputusan KPU. Dan bersama komponen bangsa yang lain, berusaha mengembalikan suasana persatuan dan persaudaraan kebangsaan sebagaimana semula.

5. Pers nasional kita sangat besar peranan dan pengaruhnya. Maka dengan kejujuran dan kode etiknya, pers diharapkan dapat ikut mempelopori upaya-upaya mengembalikan kondisi kerukunan dan persatuan, bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

6. Kepada segenap Pengurus dan Warga NU di semua jajaran, khusnya para Kiai NU di mana pun berada, saya serukan agar membantu mengkondisikan suasana yang aman dan damai di rnasyarakat bagi menjaga ukhuwwah wathaniah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

7. Semoga Allah Yang Pengasih dan Penyayang mengampuni dan merahmati serta memberi kekuatan lahir batin kepada kita Bangsa Indonesia.

Hormat dan salam saya,

a. mustofa bisri
Pjt. Rais Am PBNU

seruan rais aam

Satu Lagi Web Counter Pilpres 2014 Diluncurkan oleh Aktifis PPM Aswaja

kawalpemilu2b

Sebuah situs pengawal pilpres 2014 yang bersumber dari DA1 (pleno Kecamatan) dan DB1 (pleno Kabupaten) situs resmi KPU.  kini kembali muncul atas karya dan kreasi aktifis muda NU PPM Aswaja yang beralamat di http://seeyoukey.com/pilpres2014 setelah KawalPemilu.org.

Situs ini di-dedikasikan kepada publik oleh K-San (penggagas dan pembuat) semata-mata untuk memudahkan khalayak publik dalam merangkum dan menjumlahkan atau merekap data dari situs resmi KPU berdasar DA1 (total perolehan suara di tingkat kecamatan) dan DB1 (total perolehan suara di tingkat Kabupaten) yang sudah ter-verifikasi , dan inilah pembeda utama dengan situs kawalpemilu.org yang isinya bersumber dari formulir C1 KPU.

K-San seorang praktisi  IT   yang hobi koding komputer pengembang senior aplikasi “selfcare” salah satu operator telekomunikasi – penggagas situs ini dalam wawancaranya menyatakan bahwa ia membuat situs ini bukan untuk mendukung kedua capres yang ada tapi semata-mata murni berniat memberikan kontribusi dan mencurahkan kreasi sebagai warga negara yang peduli dengan proses pilpres 2014.

“Kelebihan lain dari situs ini dari situs sejeni lainya selain sumber datanya dari DA1 dan DB1 KPU adalah kecepatan update dan pengambilan data serta  transparansi status dokumen yang direkap yang lebih cepat dibanding situs merdeka.com  dan situs lainya” jelas K-San.

Di penghujung wawancaranya, K-San menegaskan bahwa  bagaimanapun situs yang ia buat hanya bersifat sementara  yang hadir menjadi pembanding yang netral dari situs-situs sejenis yang telah ada termasuk KawalPemilu.org. Dan pada ahirnya, hasil ahir yang resmi tetap kita tunggu pengumuman dari KPU tanggal 22 Juli nanti. (mukhlisin).

Satu Lagi Web Counter Pilpres 2014 Diluncurkan oleh Aktifis PPM Aswaja

kawalpemilu2b

Sebuah situs pengawal pilpres 2014 yang bersumber dari DA1 (pleno Kecamatan) dan DB1 (pleno Kabupaten) situs resmi KPU.  kini kembali muncul atas karya dan kreasi aktifis muda NU PPM Aswaja yang beralamat di http://seeyoukey.com/pilpres2014 setelah KawalPemilu.org.

Situs ini di-dedikasikan kepada publik oleh K-San (penggagas dan pembuat) semata-mata untuk memudahkan khalayak publik dalam merangkum dan menjumlahkan atau merekap data dari situs resmi KPU berdasar DA1 (total perolehan suara di tingkat kecamatan) dan DB1 (total perolehan suara di tingkat Kabupaten) yang sudah ter-verifikasi , dan inilah pembeda utama dengan situs kawalpemilu.org yang isinya bersumber dari formulir C1 KPU.

K-San seorang praktisi  IT   yang hobi koding komputer pengembang senior aplikasi “selfcare” salah satu operator telekomunikasi - penggagas situs ini dalam wawancaranya menyatakan bahwa ia membuat situs ini bukan untuk mendukung kedua capres yang ada tapi semata-mata murni berniat memberikan kontribusi dan mencurahkan kreasi sebagai warga negara yang peduli dengan proses pilpres 2014.

“Kelebihan lain dari situs ini dari situs sejeni lainya selain sumber datanya dari DA1 dan DB1 KPU adalah kecepatan update dan pengambilan data serta  transparansi status dokumen yang direkap yang lebih cepat dibanding situs merdeka.com  dan situs lainya” jelas K-San.

Di penghujung wawancaranya, K-San menegaskan bahwa  bagaimanapun situs yang ia buat hanya bersifat sementara  yang hadir menjadi pembanding yang netral dari situs-situs sejenis yang telah ada termasuk KawalPemilu.org. Dan pada ahirnya, hasil ahir yang resmi tetap kita tunggu pengumuman dari KPU tanggal 22 Juli nanti. (mukhlisin).

Ainun Najib: Aktifis PPM Aswaja Penggagas Situs kawalpemilu.org

Ini Ainun Najib, Sosok di Balik Situs kawalpemilu.org

Sisi lain dari momentum pemilihan presiden dan wakil presiden atau Pilpres 2014 adalah betapa kreatifitas anak bangsa Indonesia sudah sangat luar biasa. Salah satunya diperlihatkan seorang santri bernama, Ainun Najib. Ia lahir di Balongpanggang Gresik Jawa Timur dan saat ini bekerja dan tinggal di Singapura bersama istri dan dua anaknya.

Di usia belia Ainun Najib menjalani pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Islamiyah Ganggang Balongpanggang Gresik dan untuk pendidikan agama ia belajar dari ayahnya H Abdul Rozaq M.Si alumni Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan Bungah Gresik. Ayahnya adalah seorang  tokoh masyarakat  atau kiai kampung  dan juga pengawas pendidikan di Kementerian Agama Kab. Gresik. Dan Ibunya Rustinah S.Pd adalah seorang  guru di SDN Klotok I Balongpanggang Gresik.

Dihubungi lewat surat elektronik, Ainun bercerita, ide munculnya situs http://www.kawalpemilu.org  bermula dari ajakan untuk mengawal pemilu yang disarankan oleh berbagai pihak seperti KPU, Presiden SBY dan kedua calon presiden dan wakil presiden.

Dalam waktu singkat situs ini dikunjungi banyak orang. Data hasil pemilu yang disajikan sangat akurat karena berasal dari scan form C1 yang dipublish oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri.

“Kami ingin menyuguhkan data yang terbuka, akurat, detail dan mudah diakses oleh publik sehingga masyarakat tidak bingung dengan klaim-klaim yang berbeda yang bermunculan dan kita lihat bisa memicu perpecahan bangsa. Jadi ini partisipasi aktif kami sebagai anak bangsa yang perduli akan Persatuan Indonesia”.

Konsultan IT alumnus Universitas Nanyang Singapura yang juga aktif  dalam komunitas Persaudaran Profesional Muslim Aswaja (PPM Aswaja) menyampaikan harapanya kepada seluruh generasi muda anak bangsa terutama para santri.

“Karena saya orang IT, saya setuju sekali dengan visi Gus Achmad Shampton Masduqie yang berharap sekali agar NU bisa memanfaatkan dan menggunakan IT sebagai alat komunikasi dan pendukung kegiatan belajar mengajar dalam jaringan pesantren,” harap Ainun.

“Saya senang dengan semakin aktifnya NU Online dan mulai menjamurnya media-media online dari teman-teman NU. Saya rasa memang penting pendidikan dan wawasan IT ditanamkan di kalangan santri NU,” tutur Ainun Najib di ahir surat elektroniknya. (Mukhlisin/Anam)

Kisah 9 Wali Tayang di Trans TV

kisah 9 wali

Alhamdulllah, pada Ramadhan 1435 H nanti akan ditayangkan acara TV terbaru yang mengisahkan sejarah Islam Wali Songo. Acara drama yang berjudul “Kisah 9 Wali” ini akan hadir di TransTV pada setiap hari selama bulan Ramadhan pada pukul 21:00 WIB. Tontonan religi Kisah 9 Wali akan menjadi program andalan Trans TV selama bulan Ramadan.

Drama ini menceritakan perjalanan 9 Wali dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Mereka adalah Sunan Gresik (David Chalik), Sunan Ampel (Teguh Satrya), Sunan Giri (Boy Hamzah), Sunan Bonang (Ali Zaenal), Sunan Drajat (Sandy Syarif), Sunan Muria (Dimas Seto), Sunan Kudus (Reza Pahlevi), Sunan Kalijaga (Donny Alamsyah), dan Mario Irwinsyah (Sunan Gunung Jati). Setiap episode akan mengangkat kisah satu wali, atau orang yang berada disekitar wali tersebut. Drama ini lebih mengangkat kisah para tokoh sebelum mereka menjadi seorang Sunan atau Wali.
Selain 9 Wali, ada juga tokoh kontroversial Syekh Siti Jenar (Alex Abad) yang dipercaya sebagai Wali ke-10.

Selengkapnya silakan mengunjungi: http://www.muslimedianews.com/2014/06/acara-kisah-9-wali-akan-tayang-perdana.html#ixzz35isRMeBH